Bong Joon ho

Bong Joon Ho adalah sutradara asal Korea Selatan pertama yang mampu memenangi Palme d'Or Cannes Film Festival 2019.


zoom-inlihat foto
bong-joon-ho.jpg
Instagram/festivaldecannes
Bong Joon Ho dinobatkan sebagai orang Korea Selatan pertama yang mampu memenangi Palme d'Or Cannes Film Festival lewat film Parasite.

Bong Joon Ho adalah sutradara asal Korea Selatan pertama yang mampu memenangi Palme d'Or Cannes Film Festival 2019.




  • Awal Karier #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Bong Joon Ho adalah sutradara dan penulis latar asal Korea Selatan yang mendapat penghargaan Palme d'Or di Festival film Cannes 2019 lewat film Parasite.

Bong Joon Ho menjadi sutradara dan penulis latar beberapa film terkenal seperti Memories of Murder (2003), The Host (2006), Mother (2010) dan Snowpiercer (2013).

Dengan film terbaru Bong Joon Ho berjudul Parasite dirinya mendapat penghargaan Palme d'Or di Festival film Cannes 2019.

Bong Joon Ho kecil tumbuh di ekosistem keluarga yang menjunjung tinggi kesenian.

Ayah Bong Joon Ho merupakan seorang desainer dan kakeknya adalah penulis kawakan di Korea Selatan.

Kakak laki-laki Bong Joon Ho adalah professor sastra Bahasa Inggris di Seoul National University, sedangkan kakak perempuannya adalah fashion designer.

Bong Joon Ho memutuskan untuk menjadi sutradara ketika masih di bangku SMP.

Bong Joon Ho kuliah di Sosiologi karena mendapat pertentangan dari kedua orang tuanya untuk kuliah di bidang film. (1

Namun Bong Joon Ho mendirikan klub bernama "Cineclick" yaitu klub diskusi tentang media massa dan media seni, termasuk film. (2

Kesukaan Bong Joon Ho dengan film dibuktikan dengan ia menggemari film-film karya sutradara Edward Yang, Hou Hsiao-hsien dan Shohei Imamura.

Bong Joon Ho berkali-kali mempelajari film-film tersebut untuk mempelajari teknik penyutradaraannya.

Dalam sebuah wawancara, Bong joon Ho mengatakan bahwa apabila ia suka dengan suatu film, ia akan mengulang-ulang menontonnya.

Di awal tahun 1990an, Bong Joon Ho menyelesaikan program singkat 2 tahun di Korean Academy of Film Art. (3)

Disana Bong Joon Ho sering membuat film pendek dengan menggunakan kamera 16mm.

Dua film Bong Joon Ho untuk kelulusan yaitu Memory Within the Frame dan Incoherence diundang screening di Vancouver dan Hong Kong International Film Festivals.

Selama lima tahun pasca lulus dari Korean Academy of Film Art, Bong Joon Ho masih bekerjasama dengan sutradara lain untuk menggarap film.

Bong Joon Ho berkontribusi dalam penulisan skenario film bersama seperti : Seven Reasons Why Beer is Better Than My Lover (1996), Park Ki-yong’s Motel Cactus (1997), Save the Green Planet!, Phantom the Submarine (1999). (4

Bong Joon Ho Sutradara
Bong Joon Ho memutuskan untuk menjadi sutradara ketika masih di bangku SMP. (Foto By : IMDB)

  • Film #


Film pertama Bong Joon Ho adalah Barking Dogs Never Bite yang diproduseri oleh Cha Seung Jae.

Film tersebut menceritakan seorang dosen yang menculik anjing tetangganya dan cerita kompleks di sebuah apartemen tempat Bong Joon Ho tinggal setelah menikah.

Walaupun Film Bong Joon Ho tersebut kurang mendapat respon dari penonton di Korea Selatan, namun film tersebut diundang di San Sebastian International Film Festival dan memenangkan penghargaan di Slamdance and Hong Kong.

Berkat penghargaan dan penjualan di internasional, film Bong Joon Hon tersebut bisa melunasi biaya produksi yang selama dua tahun pascaproduksi belum terlunasi.

memories of murder
Poster Memories of Murder (2003) (https://medium.com/ish-review/mengenal-bong-joon-ho-sutradara-jenius-dari-korea-selatan-3938af1afedf)

Film kedua Boong joon Ho adalah Memories of Murder yang rilis 2003.

Film tersebut merupakan proyek film sekala besar yang diadaptasi dari peristiwa nyata pembunuhan berantai di Provinsi Yeonggi antara tahun 1986 hingga 1991.

Proses pembuatan film yang lama dan mengalami banyak rintangan karena tempat syuting yang bermacam-macam membuahkan hasil, karena nama Bong Joon Ho menjadi perbincangan di Korea Selatan melalui film tersebut.

Film Memories of Murder terjual lebih dari lima juta tiket dan mendapat penghargaan sebagai Best Picture, Best Director, Best Actor (Song Kang Ho) dan Best Lighting di Grand Bell Award di Korea Selatan 2003.

Meskipun tidak diundang di Cannes Festival Film dan Vanesi, film besutan Bong Joon Ho ini menerima premier internasionalnya kembali di San Sebastian.

Di sana Memories of Murder mendapatkan tiga penghargaan film termasuk Bong Joon Ho sebagai sutradara terbaik.

Memories of Murder juga menerima sambutan kritik yang luar biasa kuat pada perilisannya di negara asing seperti Prancis dan Amerika Serikat.

the host
Gambar cover DVD film The Host (https://medium.com/ish-review/mengenal-bong-joon-ho-sutradara-jenius-dari-korea-selatan-3938af1afedf)

Film selanjutnya adalah The Host yang merupakan ambisi baru karier Bong Joon Ho di industri film Korea Selatan.

Film tersebut memiliki anggaran USD 12 juta yang menceritakan perjuangan satu keluarga melawan seekor monster yang tumbuh di Sungai Han dan mengamuk di Kota Seoul. (3

Film besutan Bong Joon Ho tersebut lagi-lagi laku keras di Korea Selatan dengan tiket terjual lebih dari 13 juta lembar.

Selain itu Majalah Sinema dari Perancis, Cahiers du Cinema memuji Bong Joon Ho dengan sebutan Woody Allen-nya Asia, karena bakatnya dalam memadukan unsur-unsur yang heterogen dengan cara yang halus lagi mulus. (2)

Film hits selanjutnya dari Bong joon Ho adalah Mother yang dirilis tahun 2009.

Film tersebut bercerita tentang perjuangan seorang ibu yang membela anaknya yang terbelakang mental dan dituduh melakukan pembunuhan terhadap seorang gadis.

Film ini juga mendapat banyak penghargaan sebagai Best Film, Best Director, Best Screenplay hingga Best Actrees.

Setelah sukses dengan Mother, Bong Joon Ho membuat film berjudul Snowpiercer yang dirilis tahun 2012.

Film ini diadaptasi dari komik Perancis, novel grafis perancis Le Transperceneige karya Jacques Lob, Benjamin Legrand dan Jean-Marc Rochette.

Film Snowpiercer berlatar planet bumi yang sudah membeku (kembali ke zaman es) dan terancam punah dan hanya ada kereta api yang memutari bumi berulang-ulang dengan energi abadi.

Dengan film tersebut Bong Joon Ho mampu menyabet Best Director di 34th Blue Dragon Film Awards 2013.

Setelah vakum selama 5 tahun, Bong Joon Ho yang bekerjasama dengan Netflix akhirnya merilis film baru yang berjudul Okja di 2017.

Film tersebut bercerita tentang Bong babi jinak, pemalu, dan introvert yang bersahabat dengan seorang gadis.

Film Okja besutan Bong Joon Ho terseut premier di penghargaan film Cannes Film Festival 2017.

Parasite
Poster film Parasite (Twitter/Festival_Cannes)

Setelah dua tahun tidak merilis film, di 2019 Bong Joon Ho kembali merilis film yang akhirnya membuat Bong Joon Ho mendapat penghargaan tertinggi Palme d'Or Cannes Film Festival 2019 berjudul Parasite.

Film Parasite yang baru dirilis 30 Mei 2019 ini saat ini sudah mencapai penjualan lebih dari 9 juta tiket, dan ini masih akan terus bertambah.

Film buatan Bong Joon Ho ini adalah komedi hitam tentang keluarga pengangguran miskin yang tertarik pada kehidupan keluarga kaya.

Dengan film Parasite ini Bong Joon Ho dinobatkan sebagai orang Korea Selatan pertama yang mampu memenangi Palme d'Or Cannes Film Festival.

  • Penghargaan
    #


Palme d'Or Cannes Film Festival (Parasite)

Best Director ("Snowpiercer") - 2014 (50th) BaekSang Arts Awards - May 27, 2014

Best Film ("Snowpiercer") - 2013 (33rd) Korean Association of Film Critics Awards - November 29, 2013

Best Director ("Snowpiercer") - 2013 (33rd) Korean Association of Film Critics Awards - November 29, 2013

Best Director ("Snowpiercer") - 2013 (34th) Blue Dragon Film Awards - November 22, 2013

Best Director / Best Screenwriter ("Mother") - 2010 (4th) Asian Film Awards - March 22, 2010

Best Film ("Mother") - 2009 (1st) KOFRA Film Awards Ceremony - January 27, 2010

Best Screenplay ("Mother") - 2009 (29th) Critics Choice Awards - October 2009
Special Jury Award at Pusan Int’l Film festival

“Memories of Murder” selected one of top-30 movies by Village Voice of U.S. in 2005

Silver Prize and New Director Award for “Memories of Murder” at 2003 San Sebastian International Film Festival

Best Director Award, Best Picture Award and Best Script Award for “Memories of Murder” (2003)

Best Director Award, Best Script Award, Best Picture Award for “Memories of Murder” at 2003 Chunsa Film Festival

Best Director Award for “Memories of Murder” at 2003 Daejong Film Festival

Int’l Critics’ Award for “Barking Dogs Never Bite” at 25th Hong Kong Int’l Film Festival

Most Talented New Director Award for “Barking Dogs Never Bite” at 2001 Munich Film Festival (5)

Jangan lupa subscribe official Youtube Channel TribunnewsWiki

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Abdurrahman Al Farid)



Nama Lengkap Bong Joon Ho
Tempat, Tanggal Lahir Daegu, 14 September 1969
Riwayat Pendidikan Sosiologi di Yonsei University, Korean Academy of Film Arts
Riwayat Pekerjaan Sutradara, Penulis Latar
Ayah Bong Sang Gyun
Ibu Park So-young
Saudara Bong Joon-soo, Bong Ji-Hee
Istri Jung Sun-young
Anak Bong Hyo-min
Film Parasite (2019)
Okja (2017)
Snow Piercer (2012)
Mother (2009)
Tokyo! (2008)
The Host (2006)
Memories of Murder (2003)
Barking Dogs Never Bite (2000)
Phantom: The Submarine (1999)


Sumber :


1. medium.com
2. www.koreanfilm.org
3. medium.com
4. www.koreanfilm.org
5. asianwiki.com
6. www.imdb.com


BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved